Siskeudes Untuk Meningkatkan Akuntabilitas Dan Trasnparansi Keuangan Desa

Siskeudes Untuk Meningkatkan Akuntabilitas Dan Trasnparansi Keuangan Desa

Siskeudes Untuk Meningkatkan Akuntabilitas Dan Trasnparansi Keuangan Desa

 

Sebanyak 87 kepala desa se-Kabupaten Sekadau mengikuti workshop hasil evaluasi implementasi sistem keuangan desa (siskuendes) dalam tatakelola keuangan desa,  di ruang serbaguna Kantor Bupati Sekadau, Rabu (11/4/2018).

Aplikasi siskeudes merupakan aplikasi yang yang diterbitkan oleh Kementrian Dalam Negeri Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi  serta Kementrian Keuangan Republik Indonesia, yang dirancang secara terintegrasi mulai dari perencanaan, pentausahaan,  pelaporan  dan pertanggungjawaban serta memiliki sistem pengendalian intern yang melekat dalam aplikasi. 

Siskeudes ini dalam rangka membantu meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam keuangan desa.

“Tahap yang sudah dilaksanakan di Pemerintah Kabupaten Sekadau adalah perencanaan,” kata Direktur Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Wilayah I, Adi Gemawan yang ditemui sehabis acara workshop tersebut. 

“Namun kami berharap tidak berhenti sampai tahap perencaan yang sudah menghasilkan APBDes dan sudah ada pencairan tetapi juga pada saat pelaksanaan nanti penatausahanya juga dilaksanakan  sehingga pelaporannya secara otomatis bisa dicetak, dan otomatis pelaporan ditambah pertanggungjawaban sehingga satu siklus dalam pengelolaan keuangan tersebut sudah dilaksanakan secara tuntas,” pesannya. “Ini akan menjawab yang selama ini diamanahkan oleh bapak presiden bahwa keuangan desa ini harus akuntabel,” tambahnya lagi. 

Pemerintah Sekadau berterima kasih atas pelaksanaan bimtek siskeudes. “Seluruh Kepala Desa di Kabupaten Sekadau sudah banyak menerima materi, dari berbagai narasumber,” ujar Wakil Bupati Sekadau, Aloysius dalam wawancaranya sesusai acara. 

“Sehingga ini menjadi perlindungan pelaporan Kepala Desa di lapangan sehingga tidak lagi mereka ragu atau takut. Sehingga kalau salah ini masih dalam taraf bimbingan bukan penindakan,” lanjutnya. 

“Bagi yang belum melaksanakan bimtek baik bagi admin maupun operator, agar secepatnya ditindaklanjuti,” pesannya. 

Aplikasi ini memudahkan Pemerintah Kabupaten dalam proses kompilasi laporan keuangan seluruh desa yang menjadi lampiran laporan keuangan pemerintah daerah, sehingga dapat memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi para pengelola keuangan desa dalam melaksanakan tugasnya.

Pemerintah kabupaten sekadau melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa telah melaksanakan bimbingan teknis pengelolaan  keuangan desa dengan aplikasi siskeudes pada Agustus Tahun 2017, yang berkerjasama dengan BPKP Provinsi Kalimantan Barat dan hasilnya sebanyak 87 desa se-Kabupaten Sekadau telah dapat menghasilkan APBDes melalui aplikasi siskeudes tahun 2017.