LPG 3 Kg hanya diperuntukan bagi rumah tangga miskin dengan penghasilan dibawah Rp. 1,5 Juta per bulan dan UKM

LPG 3 Kg hanya diperuntukan bagi rumah tangga miskin dengan penghasilan dibawah Rp. 1,5 Juta per bulan dan UKM

LPG 3 Kg hanya diperuntukan bagi rumah tangga miskin dengan penghasilan dibawah Rp. 1,5 Juta per bulan dan UKM

 

MadahSekadau-Sekadau, PT.Pertamina Cabang Pontianak melakukan sosialisasi gerakan sadar subsidi dikalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pengusaha Hotel, Restoran dan Cafe (HOREKA) di Kabupaten Sekadau, yang di selenggarakan di Aula Rapat Lantai II Kantor Bupati Sekadau, Kamis (3/5/2018).

Sesuai Peraturan Presiden NO.104/2017 Dan Peraturan Menteri ESDM NO.21/2017 Tentang Penyediaan, Pendistribusian, Dan Penetapan Harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) Tabung 3 Kilogram, bahwa LPG 3 Kg hanya diperuntukan bagi rumah tangga miskin dengan penghasilan dibawah Rp. 1,5 Juta per bulan dan Kegiatan Usaha Kecil dan Mikro (UKM). 

“Saya menghimbau kepada ASN dan pemilik Hotel, Restoran dan Kafe di lingkungan Kabupaten Sekadau, untuk tidak menggunakan LPG 3 Kg, dikarenakan LPG 3 Kg merupakan hak masyarakat miskin terutama masyarakat berpenghasilan rendah dan UKM, karena itu tidak boleh kita ambil, ” Jelas Branch Manager Marketing PT. Pertamina Kalbarteng, Aditya Herdi. 

Pemerintah menunjuk PT. Pertamina sebagai badan usaha yang bertugas menyalurkan secara resmi LPG 3 Kg bersubsidi. Pemerintah melalui Pertamina juga menetapkan kuota penyaluran LPG 3 Kg bersubsidi yang pembiayaannya berasal dari APBN di tahun berjalan. Belum adanya aturan  yang dapat membatasi pembelian LPG 3 Kg bersubsidi bagi warga mampu adalah salah satu penyebeb ketidaktepatan sasaran penyaluran LPG 3 Kg. 

“Sosialisasi gerakan sadar subsidi di kalanagan ASN dan HOREKA di Kabupaten Sekadau dan pelayanan tukar tabung LPG 3 Kg, yang dilaksanakan pada hari ini sangat relevan dan diharapkan penggunaan LPG 3 Kg bersubsidi dapat tepat sasaran, ” Ujar Staf Ahli Bupati bidang Pembangunan Ekonomi dan keuangan, Ir. Bambang Dermawan. 

“Dalam program sosialisasi ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat akan maksudnya dari gas LPG subsidi dan non subsidi, sehingga masyarakat dapat tahu siapa yang lebih berhak menggunakan LPG bersubsidi, ” Tutupnya.(madahsekadau/AMD/Edo/Halim)