Kabupaten Sekadau mengikuti Pameran Apkasi Otonomi Expo 2018 di Tanggerang, Banten.

Kabupaten Sekadau mengikuti Pameran Apkasi Otonomi Expo 2018 di Tanggerang, Banten.

Kabupaten Sekadau mengikuti Pameran Apkasi Otonomi Expo 2018 di Tanggerang, Banten.

 

Madah Sekadau – Tanggerang, Banten. Dengan diberlakukannya pasar bebas ASEAN, persaingan dalam merebut pasar akan semakin meningkat. Pemerintah Daerah (Pemda), yang merupakan salah satu subyek di era MEA, dituntut bisa melakukan terobosan yang inovatif dalam memasarkan produk dan menawarkan investasi di daerahnya masing-masing.

Atas dasar inilah Apkasi (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) menjalankan perannya dengan menggelar softlaunching “Apkasi Otonomi Expo :, Tourism and Investment". yang di gelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Bumi Serpong Damai (BSD), Jalan BSD Grand Boulevard Raya, BSD City, Tangerang, Jumat (6/7/2018).

Melalui kegiatan Apkasi Otonomi Expo 2018, Apkasi ingin mendorong Pemerintah Daerah untuk memiliki daya saing yang kuat sehingga mampu memenangkan persaingan dan merebut pasar baik di tingkat ASEAN, bahkan pasar global. Dengan mengedepankan promosi perdagangan dan investasi di sektor-sektor strategis seperti, komoditi pertanian dan perkebunan, pariwisata, energi dan pertambangan, perikanan dan kelautan, infrastruktur, serta Usaha Kecil menengah.

Kegiatan yang juga di hadiri langsung oleh Bupati Sekadau ini diisi oleh berbagai stand pameran dan bisnis, dari berbagai Kabupaten yang ada di Indonesia. Selain itu, ada pula pagelaran Semiloka peningkatan kapasitas terkait dengan peningkatan perdagangan dan investasi. Nantinya topik-topik yang akan dibahas disesuaikan dengan kebutuhan daerah dan para pelaku usaha.

Pameran Apkasi Otonomi Expo 2018 mengusung tema "Meningkatkan Daya Saing Daerah Dalam Merebut Pasar Global". yang diikuti oleh Pemerintah Kabupaten, Kota, Provinsi, Kementerian, Lembaga Negara Non Kementerian, BUMN, perusahaan swasta nasional dan multinasional, atase perdagangan luar negeri dan para pelaku usaha serta industri kecil menengah.

Kegiatan yang dibuka oleh Presiden Joko Widodo ini diikuti oleh Pemerintah Kabupaten, Kota, Provinsi, Kementerian, Lembaga Negara Non Kementerian, BUMN, lembaga donor, perusahaan swasta nasional dan multinasional, Atase Perdagangan Luar Negeri, para pelaku usaha/Industri Kecil Menengah, mahasiswa, serta masyarakat umum. (Madah Sekadau/Achmad)